Yang senang menjelajah namun tak tahu di mana dan kapan aku akan berteduh.
Aku tidak ingin menjadi pesawat terbang,
Yang terbang tinggi membawa beban dan terbatas pada bahan bakar.
Namun jikalau aku boleh memilih,
Aku ingin menjadi balon udara.
Diriku menarik dengan corak yang warna-warni.
Terbang menggapai mimpi dengan orang-orang yang kucintai.
Dengan gas yang senantiasa dipompa oleh mereka untuk menaikkan semangatku dan terbang lebih tinggi lagi.
Kubawa mereka melihat indahnya dunia.
Hanyalah kesenangan dan kebahagiaan yang kurasakan.
Aku adalah balon udara yang terbang tinggi dengan tujuan yang pasti.
Melayang bersama angan-angan.
Namun tak'kan kulupa,
Ku tak'kan bisa terbang jikalau tak ada yang menumpang.
Dan tak'kan kulupa untuk kembali ke bumi,
Tempatku berpijak dan berasal.
Oleh: Kevin Aksama
(A special poem for Marlon Mondong's farewell)
No comments:
Post a Comment